Pernah mengalami kejadian tersentak tiba-tiba ketika sedang berbaring tidur di kasur? Terkadang tangan atau kaki tersentak dengan sendirinya ketika jiwa benar-benar tertidur.
Tidak sedikit orang yang mengalami terkejut atau tersentak ketika tidur , seperti merasa akan jatuh , padahal ketika itu sedang tidur lelap bahkan sudah bermimpi.
Contohnya , dalam mimpi , Anda seperti lagi berjalan di suatu tempati , setelah itu terjatuh dari sebuah gedung yang sangat tinggi atau jatuh ke dalam jurang yang dalam.
Kalau Anda pernah merasakannya , jangan risau sebab anda tak sendiri. Hal menyerupai ini mampu dijelaskan secara ilmiah...
...dimana ketika dalam kondisi tidur , gelombang otak berjalan lebih lambat dan gerakan tersentak yang dialami itu sebab badan sangat lelah (yang menyebabkan tidak melalui tahapan tidur normal).
Teryanta , fenomena menyerupai ini tidaklah berbahaya , yang dinilai normal dari kacamata medis. Waktu tertidur , otot badan mulai mengendur dan lemas.
Ketika otak mendapatkan tanda bahwa Anda akan jatuh , maka otak eksklusif mengirimkan pesan pada otot untuk mengencang semoga tetap tegak , sehingga membuat Anda merasak tersentak dan kaget , yang seolah-olah bermimpi terjatuh.
Fenomena unik ini terjadi pada tahapan Polisomnografi , sebelum kau masuk ke tahapan mimpi. Tidur terkejut menyerupai itu terjadi pada orang yang kekurang mendapatkan waktu tidur , atau terbangun ketika seharusnya waktunya tidur.
Yang cukup sering terjadi , orang yang mengalami tidur kaget sepert itu , yang membuatnya hingga terbangun , tetapi sesaat kemudian dapat melanjutkan tidur dengan kondisi damai.
Menurut dokter Kartika Mayasari
Dokter Kartika Mayasari , dari layanan e-Konsultasi Klikdokter , menjelaskan bawha rasa terkejut atau tersentak ketika tidur dinamakan hypnic jerk atau sleep starts.
Seringnya , ketika seseorang tertidur dan bermimpi , orang tersebut aktif dalam mimpi tetapi badan tidak bergerak. Sistem aktivasi retikuler tidak aktif secara penuh (melambat) dan otot mengalami relaksasi.
Tidak jarang , sentakan ini membuat seseorang menyerupai mengalami kondisi sedang berjalan kemudian terjatuh.
Menurut Prefessor Gaby Badre
Adapun menurut Prefosor Gaby Badre , pakar tidur dari The London Clinic , bahwa kondisi menyerupai mengalami hentakkan ketika tidur merupakan kondisi yang wajar.
"Umumnya , ketika tidur insan melewati banyak sekali fase , dari sadar hingga lelap ," ujarnya.
Ketika tidur memasuki waktu antara 45-60 menit , insan memasuki alam mimpi , yang hal ini (saat tidur) cukup sering ditandai gerakan semu di kelopak mata.
Dari isu dari DailyMail , ketika berada di alam mimpi , seluruh otot badan tidak berfungsi , hasilnya insan tidak mampu melaksanakan apapun di dalam mimpi , menyerupai rasa ingin teriak ataupun berlari.
Tetapi menurutnya , hal ini mampu berbeda ketika kondisi badan dalam keadaan lelah , letih , dan tertekan.
"Dalam keadaan lelah , gambaran mimpi yang masuk ke pikiran insan lebih terang , lebih nyata. Sesuatu yang mendekatkan insan dalam alam sadar. Karena ototnya tidak istirahat dengan benar , maka otot dalam badan bergerak dan badan otomatis terjaga ," katanya.
Menurut Prefosor Gaby Badre , fenomena yang banyak dikhawatirkan orang-orang ini merupakan hal yang masih normal. Fenomena ini mampu berkurang dengan memiliki yang tidur berkualitas.
"Oleh sebab itu , contoh tidur diharapkan oleh Anda , semoga badan nyaman dan kesehatan terjaga ," ujarnya.
Cara mengatasinya
Tersentak atau kaget ketika tidur dapat terjadi sebab kebiasaan konsumsi kafein dan alkohol , bekerja atau beraktivitas yang cukup berat sebelum tidur , badan yang terlalu lelah...
...mengalami stres atau kondisi jiwa yang emosional , serta kondisi daerah tidur (atau lingkungan tidur yang tak nyaman). Penggunaan obat medis juga mampu menjadi faktor pemicu.
Disarankan untuk beralih ke kopi bebas kafein , lalu hindari olahraga ketika mau tidur , hendaknya olahraga dilakukan pada pagi hari.
Mengonsumsi pisang dinyatakan dapat bermanfaat untuk melancarkan transisi dari berdiri ke tidur , yang dapat mencegah sentakan dalam tidur.
Tidak sedikit orang yang mengalami terkejut atau tersentak ketika tidur , seperti merasa akan jatuh , padahal ketika itu sedang tidur lelap bahkan sudah bermimpi.
Contohnya , dalam mimpi , Anda seperti lagi berjalan di suatu tempati , setelah itu terjatuh dari sebuah gedung yang sangat tinggi atau jatuh ke dalam jurang yang dalam.
Kalau Anda pernah merasakannya , jangan risau sebab anda tak sendiri. Hal menyerupai ini mampu dijelaskan secara ilmiah...
...dimana ketika dalam kondisi tidur , gelombang otak berjalan lebih lambat dan gerakan tersentak yang dialami itu sebab badan sangat lelah (yang menyebabkan tidak melalui tahapan tidur normal).
Teryanta , fenomena menyerupai ini tidaklah berbahaya , yang dinilai normal dari kacamata medis. Waktu tertidur , otot badan mulai mengendur dan lemas.
Ketika otak mendapatkan tanda bahwa Anda akan jatuh , maka otak eksklusif mengirimkan pesan pada otot untuk mengencang semoga tetap tegak , sehingga membuat Anda merasak tersentak dan kaget , yang seolah-olah bermimpi terjatuh.
Fenomena unik ini terjadi pada tahapan Polisomnografi , sebelum kau masuk ke tahapan mimpi. Tidur terkejut menyerupai itu terjadi pada orang yang kekurang mendapatkan waktu tidur , atau terbangun ketika seharusnya waktunya tidur.
Yang cukup sering terjadi , orang yang mengalami tidur kaget sepert itu , yang membuatnya hingga terbangun , tetapi sesaat kemudian dapat melanjutkan tidur dengan kondisi damai.
Menurut dokter Kartika Mayasari
Dokter Kartika Mayasari , dari layanan e-Konsultasi Klikdokter , menjelaskan bawha rasa terkejut atau tersentak ketika tidur dinamakan hypnic jerk atau sleep starts.
Seringnya , ketika seseorang tertidur dan bermimpi , orang tersebut aktif dalam mimpi tetapi badan tidak bergerak. Sistem aktivasi retikuler tidak aktif secara penuh (melambat) dan otot mengalami relaksasi.
Tidak jarang , sentakan ini membuat seseorang menyerupai mengalami kondisi sedang berjalan kemudian terjatuh.
Menurut Prefessor Gaby Badre
Adapun menurut Prefosor Gaby Badre , pakar tidur dari The London Clinic , bahwa kondisi menyerupai mengalami hentakkan ketika tidur merupakan kondisi yang wajar.
"Umumnya , ketika tidur insan melewati banyak sekali fase , dari sadar hingga lelap ," ujarnya.
Ketika tidur memasuki waktu antara 45-60 menit , insan memasuki alam mimpi , yang hal ini (saat tidur) cukup sering ditandai gerakan semu di kelopak mata.
loading...
Dari isu dari DailyMail , ketika berada di alam mimpi , seluruh otot badan tidak berfungsi , hasilnya insan tidak mampu melaksanakan apapun di dalam mimpi , menyerupai rasa ingin teriak ataupun berlari.
Tetapi menurutnya , hal ini mampu berbeda ketika kondisi badan dalam keadaan lelah , letih , dan tertekan.
"Dalam keadaan lelah , gambaran mimpi yang masuk ke pikiran insan lebih terang , lebih nyata. Sesuatu yang mendekatkan insan dalam alam sadar. Karena ototnya tidak istirahat dengan benar , maka otot dalam badan bergerak dan badan otomatis terjaga ," katanya.
Menurut Prefosor Gaby Badre , fenomena yang banyak dikhawatirkan orang-orang ini merupakan hal yang masih normal. Fenomena ini mampu berkurang dengan memiliki yang tidur berkualitas.
"Oleh sebab itu , contoh tidur diharapkan oleh Anda , semoga badan nyaman dan kesehatan terjaga ," ujarnya.
Cara mengatasinya
Tersentak atau kaget ketika tidur dapat terjadi sebab kebiasaan konsumsi kafein dan alkohol , bekerja atau beraktivitas yang cukup berat sebelum tidur , badan yang terlalu lelah...
...mengalami stres atau kondisi jiwa yang emosional , serta kondisi daerah tidur (atau lingkungan tidur yang tak nyaman). Penggunaan obat medis juga mampu menjadi faktor pemicu.
Disarankan untuk beralih ke kopi bebas kafein , lalu hindari olahraga ketika mau tidur , hendaknya olahraga dilakukan pada pagi hari.
Mengonsumsi pisang dinyatakan dapat bermanfaat untuk melancarkan transisi dari berdiri ke tidur , yang dapat mencegah sentakan dalam tidur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar